BeritaSatu Logo
Updated: Fri, 05 Oct 2012 19:10:00 GMT | By BeritaSatu.com Feed kanal bisnis

Industri Kreatif Topang Stabilitas Sistem Keuangan



Berita Satu

BERITASATU.COM - Sektor ekonomi kreatif dan pariwisata harus diperkuat agar tidak banyak uang yang keluar.

Pemerintah menyatakan, industri kreatif berpotensi menunjang stabilitas sistem keuangan nasional.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu menyatakan, ada lima cara untuk mengembangkan industri ini.

"Ini sebagai gambaran bagaimana pengembangan salah satu sektor ekonomi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi secara nasional," kata Menparekraf Mari Elka Pangestu dalam acara Call for Papers & Seminar Nasional FE Unika Atma Jaya Jakarta di Jakarta, Jumat, (5/10).

Dia mengatakan, saat ini kontribusi sektor industri kreatif pada produk domestik bruto (PDB) semakin besar atau sekitar 7 persen. Ke depan, diharapkan kontribusinya semakin meningkat.

Sektor industri kreatif di Indonesia kata Mari, juga masih terus tumbuh positif saat resesi global dan perlambatan ekspor. "Industri kreatif masih tumbuh karena besarnya pasar dalam negeri," katanya.

Mari yang berperan sebagai key note speaker dalam kesempatan itu mengatakan, beberapa hal perlu dilakukan untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia yakni penguatan sumber daya manusia (SDM) termasuk akses pada teknologi.

Hal lain adalah bagaimana mengembangkan industri kreatif, serta meningkatkan akses ke pembiayaan karena rata-rata tidak memiliki pengetahuan dalam hal industri kreatif.

Selanjutnya adalah akses pasar dan penguatan institusi. "Bisa dilakukan dengan ikut pameran, link up dengan luar negeri dan memasukkannya ke retail," katanya.

Menurut dia, ancaman terberat industri kreatif adalah pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual.

Pengamat ekonomi dari FE Unika Atma Jaya Jakarta, A. Prasetyantoko, mengatakan, sektor ekonomi kreatif dan pariwisata harus diperkuat agar tidak banyak uang yang keluar (capital outflow) sehingga stabilitas sistem keuangan tetap bisa terjaga.

"Dari sisi ekspor, industri kreatif juga memiliki peluang yang besar untuk menjadi kontributor yang penting," kata dia.

Tercatat sejak 2002 - 2006 kontribusi industri kreatif terhadap PDB mencapai Rp104,637 triliun.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    616 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    2.559 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    131 respon

Total Respon: 3.306
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft