BeritaSatu Logo
Updated: Thu, 30 Aug 2012 17:08:00 GMT | By BeritaSatu.com Feed kanal Ekonomi

Harga Gas PGN Batal Naik 1 September



Berita Satu

BERITASATU.COM - Belum ada arahan dari pemerintah terkait rencana kenaikan harga gas alam di sektor industri

Rencana kenaikan harga jual gas PT Perusahaan Gas Negara (PGN), untuk sektor industri Jawa Barat, yang semula dijadwalkan naik 35 persen per 1 September 2012 kemungkinan diundur.

Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Raden Priyono mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum mendapat arahan dari pemerintah terkait rencana kenaikan harga gas alam ke sektor industri yang dijual oleh PGN.

“Untuk hal itu di Kementerian (ESDM). Sampai sekarang kita belum dapat arahan tentang kenaikan harga gas yang dijual PGN,” kata dia saat ditemui di kantornya, di Jakarta.

Menurut dia, rencana kenaikan harga jual gas tersebut sudah diasumsikan dalam pembahasan anggaran penerimaan dan belanja negara (APBN) bersama dengan DPR.

“Saat tawar-menawar besaran biaya operasi (cost recovery), DPR meminta pendapatan harus naik agar rasio cost recovery dengan pendapatan kotor (gross revenue) juga tetap,” kata dia.

Oleh karena itu, untuk menjaga penerimaan pemerintah menjadi lebih baik, lanjut Priyono, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan menaikkan harga jual gas.

“Karena itu (harga jual gas) masih ada ruangnya, sedangkan kalau dari sisi volumenya kan tidak bisa cepat berubah. Jadi, kalau harga itu yang cepat bisa menaikkan penerimaan negara,” jelas dia.

Di sisi lain, dia juga belum dapat memastikan apakah nantinya terdapat tambahan komitmen, pasokan gas dari kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) jika harga jual gas tersebut mengalami kenaikan.

“Kalau memang ada tambahan dari temuan baru, bisa saja bertambah pasokan gasnya. Tetapi kalau tidak, kemungkinan belum bisa naik,” ujar dia.

Direktur Utama PT PGN Hendi Priyo Santoso sebelumnya mengatakan, surat keputusan (SK) menteri ESDM sudah keluar.

Saat ini tinggal sinkronisasi dengan dirjen migas.

Menurut Hendi, kenaikan harga gas sangat tergantung dari SK tersebut, di mana merupakan wewenang pemerintah.

“Semuanya masih dalam proses, dan itu bukan domain saya. Begitulah kira-kira, cuma kami sudah sinkronisasikan,” ujar dia.

Dia juga menambahkan, harga gas hilir sangat ditentukan oleh harga gas di sektor hulu.

Sehingga, hampir tidak mungkin kalau terjadi kenaikan harga gas di sektor hilir tanpa disertai ke naikan harga gas di sektor hulu.

“Jadi, tidak mungkin di hilir naik jika di hulunya tidak naik. Saya rasa 1 September rasanya belum ya,” tambah dia.

Pemerintah sebelumnya telah menetapkan revisi kenaikan harga gas PT PGN di sektor hilir, dari yang semula sebesar 55 persen menjadi 50 persen.

Kenaikan itu secara ber tahap mulai 1 September 2012 sebesar 35 persen dan kemudian per 1 April 2013 sebesar 15 persen.

Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan harga gas di hulu secara proporsional, dengan penurunan kenaikan harga gas dari PGN ke industri.

“Nanti kita sesuaikan harganya dengan yang penurunan PGN itu,” ujar dia, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, pada 8 Mei lalu, PGN telah menandatangani nota kesepahaman (MoU), dengan sejumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) mengenai kenaikan harga gas.

Harga gas dari ConocoPhilips ke PGN dinaikkan dari US$ 1,85 per mmbtu menjadi US$ 5,61 per mmbtu atau naik 203 persen.

Kemudian, Pertamina EP menaikkan harga jual gas dari US$ 2,23 per mmbtu menjadi US$ 5,5 per mmbtu atau naik 147 persen.

Kenaikan harga gas dari KKKS ke PGN itu berlaku surut mulai 1 April 2012.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.775 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.701 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    663 respon

Total Respon: 7.139
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft