
BERITASATU.COM - Bumi Resources, Tbk menyatakan pencatatan kerugian yang dirilis beberapa waktu lalu hanyalah potensi kerugian semata.
Direksi Perusahaan Tambang Bumi Resources Tbk merasa gerah dengan rumor bahwa perusahaan itu akan bangkrut yang berimbas pada penurunan harga saham. Karenanya, pihak perusahaan menekankan bahwa rumor kebangkrutan itu tak benar.
Menurut Direktur Bumi Resources, Tbk, Dileep Srivastava, penurunan harga batubara dunia takkan mengganggu keuangan perusahaan. Ditambahkannya, pencatatan kerugian yang dirilis beberapa waktu lalu hanyalah potensi kerugian semata.
"Kabar potensi kebangkrutan tersebut hanyalah rumor semata yang tidak berdasar. Kita optimis Bumi dapat mencapai target kinerja. Produksi Bumi on track untuk mencapai 100 juta ton di 2014. Pembayaran utang juga tidak ada yang default,” kata Dileep, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, hari ini.
Dalam rilis itu, juga disertakan pernyataan Analis Reza Priyambada yang mengklaim rugi bersih Bumi yang dirilis perusahaan itu beberapa waktu lalu hanya kerugian secara pencatatan yang sifatnya potential loss dan belum terealisasi.
Dari segi pendapatan, Bumi masih baik karena terdapat kenaikan sebesar 9 persen dari US$1,792 miliar menjadi US$1,946 miliar. Pada posisi laba usaha pun masih mencatat angka positif US$239,165 juta.
Namun pada pos beban lain-lain, lanjut Reza, laba tersebut seolah terpangkas karena adanya kerugian derivatif yang sebenarnya masih berupa potensi.
"Tapi dalam pencatatan akuntansi, posisi portofolio derivatif itu tetap dicatatkan hanya untuk menggambarkan posisi keuangan per akhir periode dengan asumsi kerugian portofolio tersebut direalisasi. Tapi sebetulnya itu belum terealisasi. Kalau di triwulan III, nilai derivatifnya normal kembali, Bumi tidak akan rugi,” tutur Reza.
Bumi Resources adalah perusahaan penambangan dan penjualan batubara yang diprakarsai keluarga Bakrie dengan konsensi di Kalimantan Timur. Perusahaan itu memiliki cadangan batubara terbesar di Indonesia dengan total cadangan sebesar 2,8 miliar ton yang dimiliki anak usahanya PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia (Arutmin).
galeri foto terbaru
plasamsn hari ini
- Dada Indah Christina Aguilera
- 4 Polwan Cantik Pelanggar Hukum
- Persona: Bianca Beatrice Darmawan
- Tundukkan Real, Atletico Juara Copa del Rey
- Helen Flanagan Model FHM Terseksi 2013
- 10 Tujuan Wisata "Gelap" di Dunia
- 20 Atlet Termahal di Dunia
- Festival Bagi Penggemar Star Wars
- Wanita-wanita Cantik Fathanah
- Generasi Termuda Xbox
- Meraih Kenikmatan Sempurna dari Teh Jepang
- 'Skywhale' Balon Monster di Langit Australia
- Audi A3 Saloon Terbaru
- Hindari 8 Makanan ini Saat Diare
- Jeritan Mengerikan Perempuan
poling berita
Yakinkah Anda, artis-artis yang menjadi calon anggota legislatif mampu memperbaiki citra DPR?
- Lihat
- Bagikan
Berita Internasional

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Satu laporan gabungan Cina-Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan viru...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Korea Utara tampaknya benar-benar sudah menjadi ancaman serius bagi musu...

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Sebanyak 55 orang tewas dan 14 orang dilaporkan hilang setelah hujan der...

REPUBLIKA.CO.ID, BAQUBA -- Lebih dari 60 warga Sunni di Irak tewas dan puluhan lainnya terluka setel...

REPUBLIKA.CO.ID,Warga Amerika Serikat (AS) sedang dilanda demam lotere Powerball. Gara-garanya hadia...








