poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.330 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.331 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    906 respon

Total Respon: 9.567
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

korporasi
  • Keuntungan Facebook Naik Hampir Tiga Kali LipatKeuntungan Facebook Naik Hampir Tiga Kali Lipat

    New York (AFP/Antara) - Keuntungan Facebook naik hampir tiga kali lipat menjadi 642 juta dolar AS pada kuartal pertama, karena pendapatannya melonjak 72 persen dibantu oleh keuntungan di pengguna ponsel dan iklan mobile, perusahaan melaporkan Rabu.

  • Wamendikbud: Batik Indonesia Jadi Andalan Hadapi MEAWamendikbud: Batik Indonesia Jadi Andalan Hadapi MEA

    Yogyakarta (Antara)- Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti mengatakan produk kerajinan batik Indonesia dapat menjadi salah satu sektor produksi andalan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015.

  • Dirjen Pajak Berwenang Nihilkan PajakDirjen Pajak Berwenang Nihilkan Pajak

    Jakarta (Antara) - Direktur Jenderal Pajak punya kewenangan untuk menihilkan pajak yang dibebankan kepada wajib pajak.

  • Pertamina Terima Kapal Gas 2 pada Mei 2014Pertamina Terima Kapal Gas 2 pada Mei 2014

    Jakarta (Antara) - Perseroan Terbatas Pertamina akan menerima secara resmi kapal pengangkut elpiji skala besar, yakni Pertamina Gas 2 pada 14 Mei 2014.

  • Dahlan Pasrah Rencana Akuisisi BTN DihentikanDahlan Pasrah Rencana Akuisisi BTN Dihentikan

    Jakarta (Antara) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengisyaratkan dirinya pasrah jika rencana pengalihan saham PT Bank Tabungan Negara ke PT Bank Mandiri dihentikan sesuai arahan Sekretaris Kabinet Dipo Alam bahwa tidak boleh ada keputusan strategis menjelang Pilpres.

  • IHSG BEI Ditutup Melemah Tipis 5,06 PoinIHSG BEI Ditutup Melemah Tipis 5,06 Poin

    Jakarta (Antara) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu ditutup melemah tipis sebesar 5,06 poin salah satu faktornya didorong oleh penurunan mata uang rupiah.

lanjut...