poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    683 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    2.850 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    153 respon

Total Respon: 3.686
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

korporasi
  • Indonesia-Kazakhstan Bentuk Forum Konsultasi Antar-kemenluIndonesia-Kazakhstan Bentuk Forum Konsultasi Antar-kemenlu

    Nusa Dua, Bali (Antara) - Indonesia dan Kazakhstan membentuk forum konsultasi antarkementerian luar negeri untuk menindaklanjuti sejumlah perjanjian bilateral baik perjanjian antarpemerintah maupun perjanjian antar-swasta kedua negara.

  • Demokrat: BBM Langka Karena Wacana Kenaikan HargaDemokrat: BBM Langka Karena Wacana Kenaikan Harga

    Jakarta (Antara) - Ketua DPP Partai Demokrat Ikhsan Modjo mengatakan kelangkaan pasokan bahan bakar minyak bersubsidi pada sejumlah wilayah karena ada wacana kenaikan harga BBM yang diutarakan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih Jokowi-JK secara terbuka.

  • Kadin Minta Larangan Ekspor Mineral Dikaji UlangKadin Minta Larangan Ekspor Mineral Dikaji Ulang

    Jakarta (Antara) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah khususnya pemerintahan yag baru nanti, untuk mengkaji ulang pelarangan ekspor mineral mentah.

  • Pakar: Masyarakat Harus Pahami Tingginya Harga MinyakPakar: Masyarakat Harus Pahami Tingginya Harga Minyak

    Yogyakarta (Antara) - Masyarakat harus memahami tingginya harga minyak mentah di pasar internasional yang dapat memicu membengkaknya subsidi pada tahun berikutnya, kata pakar energi dari Universitas Gadjah Mada Deendarlianto.

  • Freeport Diminta Utamakan SDM Papua Kerja di SmelterFreeport Diminta Utamakan SDM Papua Kerja di Smelter

    Jayapura (Antara) - PT Freeport Indonesia diminta mengutamakan Sumber Daya Manusia terutama putera daerah Papua untuk dipekerjakan di Smelter yang akan dibangun.

  • Kenaikan BBM Rp3.000 per Liter Kurangi Subsidi SignifikanKenaikan BBM Rp3.000 per Liter Kurangi Subsidi Signifikan

    Pekanbaru (Antara) - Pakar Ekonomi dari Universitas Andalas Prof DR. Elfindri mengatakan rencana kenaikan BBM sebesar Rp3000 per liter oleh pemerintahan baru Jokowi-Jusuf Kalla diperkirakan akan mengurangi subsidi di APBN secara signifikan.

lanjut...