Sat, 14 Apr 2012 22:08:54 GMT | By Republika

Inilah Curhatan Pak Raden Soal "Si Unyil"

Pak Raden dalam kehidupan aslinya kini sedang dirundung masalah.


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masih ingat sosok Pak Raden? Tokoh berkumis tebal dengan pakaian Jawa lengkap dengan blangkon dan tongkatnya sangat terkenal pada era 80an. Tokoh berwatak pemalas, galak dan tegas dalam kisah "Si Unyil" ini masih lekat dalam benak masyarakat yang tumbuh pada era tersebut.

Namun sayang, Pak Raden dalam kehidupan aslinya kini sedang dirundung masalah. Pak Raden saat ini sedang berjuang memperoleh hak cipta dari para tokoh yang ada di kisah "Si Unyil".

Dengan tulisan tangan di dua lembar kertas putih, Pak Raden menuliskan segala keluh kesahnya. "Sisi Lain dari Pak Raden", begitu kalimat pertama yang tertulis di sudut atas halaman pertama kertas.

Berikut isi tulisan yang diberinya judul "Si Unyil Sebuah Kegagalan".

"Bukan soal misi atau produtivitas, akan tetapi kegagalan bagi kreatornya secara finansial. Kerja keras selama bertahun-tahun tidak menghasilkan rejeki bagi kreatornya. Sebaliknya mereka yang tidak berbuat apa-apa, merekalah yang meraup keuntungan dari 'Si Unyil'. Dengan berdalih bahwa hak cipta 'Si Unyil' pernah saya serahkan kepada pihak Perum Produksi Film Negara (PFN), maka PFN beranggapan bahwa saya telah kehilangan kepemilikan hak cipta terhadap 'Si Unyil'.

Dalam goresan tinta tersebut Pak Raden juga menceritakan kronologis perjanjian dengan pihak PFN yang ditenggarai merugikan Pak Raden.

"Perjanjian mengenai penyerahan hak cipta yang dibuat pada tanggal 14 Desember 1995, dan berlaku selama lima tahun itu seharusnya sudah berakhir pada tanggal 14 Desember 2000. Tetapai pihak PFN berpendapat bahwa hak cipta tetapi berada pada PFN untuk selamanya. Begitu pula pendaftaraan tokoh-tokoh si Unyil ke Departemen Kehakiman oleh PFN dianggap oleh PFN bahwa saya tidak memiliki hak lagi atas tokoh-tokoh ciptaan saya dan ini berlaku untuk selamanya. Mengapa saya sampai sebodoh itu untuk menyerahkan cipta si Unyil ke pihak lain. Sekian tahun yang lalu dikandung maksud oleh pimpinan PFN untuk menertibkan iklan-iklan yang menggunakan tokoh-tokoh si Unyil."

"Untuk menindaknya dirasa perlu oleh PFN pengalihan hak cipta dari kreatornya pada PFN. Kita tahu ada produk makanan dan barang juga rumah dan lain-lain menggunakan merek si Unyil, Pak Raden dan sebagainya. Tapi hingga kini belum ada pernah ada tindakan apa-apa terhadap pemakaian label dengan tokoh si Unyil tersebut. Malah sekarang ada tayangan di stasiun televisi swasta yang menggunakan karakter 'Si Unyil'. Begitu juga tokoh 'Si Unyil'. Begitu juga iklan produk makanan dengan menampilkan tokoh si Unyil di layar kaca. Dan yang sekarang sedang diproduksi adalah si Unyil dengan format 3 dimensi di sebuah studio animasi di Batam."

Dalam tulisan itu Pak Raden juga berharap bila ia mendapatkan kembali keuntungan dari karyanya menciptakan tokoh si Unyil.

"Sudah pasti uang mengalir ke kocek pihak lain, bukan ke saya. Karena itu besar harapan saya sekiranya saya dapat lagi memegang kepemilikan hakl cipta si Unyil sebelum matahari kehidupan saya terbenam."

Saat ditemui di kediamannya di Jalan Petamburan III, RT 03/RW04 No.27 Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat, Sabtu (14/4), Pak Raden mengaku untuk mencukupi kebutuhan hidupnya selama ini, ia menjual lukisannya. Dalam kesempatan tersebut, Pak Raden dibantu rekan-rekannya yang lain, juga menjual kaos bergambar Pak Raden yang dijualnya seharga Rp 120 ribu per buah.

Redaktur: Heri Ruslan

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, pantaskah Presiden SBY mendapat penghargaan negarawan penjaga toleransi (World Statesman Award)?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    27 %
    Pantas
    882 respon
  2. 66 %
    Tidak Pantas
    2.123 respon
  3.  
    7 %
    Tidak Tahu
    239 respon

Total Respon: 3.244
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

berita nasional

  • Gandeng Zico, Developer Indonesia Touchten Rilis Game Sepakbola

    Sebuah kabar membanggakan hadir dari pengembang game mobile asal Indonesia, Touchten. Developer game yang berbasis di Jakarta itu meluncurkan sebuah aplikasi game sepakbola untuk perangkat Android. Game ini menjadi sangat istimewa karena dikembangkan...

  • Rumah Murah untuk PNS Bakal Digenjot

    PT Sarana Multigrita Finansial (SMF) dengan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan mempercepat penyaluran rumah murah bagi masyarakat penghasilan rendah dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera Sri Hartoyo mengungkapka...

  • [VIDEO] Penuturan Lengkap Dorce-Dinky soal Kabar Nikah Siri

    Dorce Gamalama dan Dinky Ardillano akhirnya angkat bicara seputar kabar mengenai pernikahan mereka. Keduanya membantah pernikahan tersebut. Dorce menyebut, pengakuan Dinky merupakan cara Dinky untuk mencari perhatian [baca: Dinky Adillano: Saya Sudah...

  • Canggih! Tiru `Star Trek` NASA Kembangkan Printer Makanan 3D

    Dapur di masa depan tak hanya dilengkapi kulkas, oven, dan kompor termutakhir. Tapi juga sebuah printer tiga dimensi (3D) yang bisa mencetak makanan dari kartrid yang berisi karbohidrat, protein, tepung, dan minyak. Konsep tersebut mungkin terdengar ...

  • Ibunda Ardina Rasti Tak Puas Eza Gionino Dituntut 5 Bulan Penjara

    Bukan cuma Eza Gionino selaku terdakwa yang keberatan dengan tuntutan lima bulan penjara dikurangi masa tahanan sementara dari Jaksa Penuntut Umum. Pihak keluarga Ardina Rasti, yang menjadi korban penganiayaan itu pun merasa tidak puas."(Tuntutan) in...

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft