Mon, 05 Mar 2012 03:33:57 GMT | By beritasatu

Peneliti UGM: Penghapusan Subsidi BBM Bisa Berdampak Positif

Salah sasarannya subsidi BBM selama ini, membuat penghapusan subsidi saat ini dinilai bisa berdampak positif terhadap perekonomian nasional.


Penghapusan Subsidi BBM Bisa Berdampak Positif (© beritasatu)

Tim peneliti dari lembaga Penelitian dan Pelatihan Ekonomika dan Bisnis (P2EB) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB-UGM) menilai, subsidi bahan bakar minyak (BBM) selama ini sudah salah sasaran. Dengan demikian, penghapusan subsidi BBM diharapkan dapat memberi dampak positif terhadap perekonomian nasional.

Peneliti Rimawan Pradiptyo, dalam hasil penelitiannya mengatakan, subsidi BBM telah melampaui batas kewajarannya, terutama pada tahun 2011. "Pemerintah menetapkan subsidi BBM sebesar Rp 129,7 triliun di APBN-P 2011, namun realisasinya mencapai Rp 160 triliun, meningkat sebesar 23,4%. Ketidakwajaran ini terjadi karena konsep subsidi yang salah, yaitu penerapan pada komoditas dan bukan pada individu atau kelompok sasaran," kata Rimawan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, seperti ditulis laman beritasatu.com, Minggu (4/3).

Hal tersebut, kata Rimawan, mengakibatkan subsidi yang salah sasaran, karena subsidi lebih banyak dinikmati oleh rumah tangga kaya daripada rumah tangga miskin. Ia pun menjelaskan, jika konsumsi bensin rata-rata per minggu untuk pengendara motor adalah 4-5 liter, maka untuk pemilik mobil rata-rata adalah 30-40 liter per minggu. Jika keduanya menggunakan BBM bersubsidi, maka subsidi pemilik mobil adalah 6-8 kali lipat daripada pemilik motor.

"Lalu bagaimana dengan rumah tangga yang tidak memiliki motor sama sekali? Jelas mereka adalah pihak yang paling tidak diuntungkan oleh subsidi BBM, karena mereka menikmati subsidi BBM paling kecil," jelas Rimawan pula. Tidak mengherankan, katanya lagi, bahwa data Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian tahun 2008 mencatat bahwa 70% subsidi BBM dinikmati oleh 40 rumah tangga terkaya di Indonesia.

Lebih lanjut, Rimawan menuturkan bahwa subsidi BBM menghambat pemerintah dalam penggunaan anggaran untuk program strategis seperti program pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, serta pembangunan daerah. "Sebagai contoh, pengeluaran subsidi BBM pada 2011 paling tidak 8,5 kali lipat subsidi pangan, 68 kali bantuan kredit, dan 1.000 kali bantuan bibit pertanian," paparnya.

Sehubungan dengan itu, menurut Rimawan, pemerintah Indonesia cenderung tidak tegas dalam penyusunan strategi penghapusan subsidi BBM yang paling optimal. Roadmap pengurangan subsidi BBM yang disusun oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga tidak dinilai direalisasikan oleh pemerintah.

"Lebih dari itu, hasil rekomendasi kajian konsorsium tiga universitas yang terdiri dari UGM, UI dan ITB, pada 2011, diabaikan oleh pemerintah Indonesia. Padahal, kajian pengendalian subsidi tersebut merupakan amanat UU Nomor 10 Tahun 2010 tentang APBN 2011," pungkasnya.

Penulis: ID/ Grace Dwitiya Amianti/ Arsito

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.275 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.276 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    464 respon

Total Respon: 7.015
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

berita nasional

  • Hore! Gaji PNS, TNI & Polri Tahun Depan Naik 6%

    Pemerintah akan menaikkan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri sebesar 6% pada tahun depan. Sementara gaji pensiun pokok pensiun pokok naik 4% untuk mengantisipasi laju inflasi.Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dal...

  • Pemerintah Fokus Bangun Konektivitas Jalan di 2014

    Pemerintah memfokuskan pembangunan infrastruktur di 2014 pada pembangunan konektivitas nasional melalui pembangunan jalan. Hal ini dilakukan melalui dua kementerian, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub)."Kita menyad...

  • Musim Depan, Bradl dan LCR Honda Tak Akan Bercerai

    Kabar soal berakhirnya kontrak Stefan Bradl dengan tim LCR Honda pada musim depan akhirnya terbantahkan. Lewat pernyataan yang disampaikan secara langsung, Bradl menjelaskan dirinya masih senang bekerja sama dengan pabrikan motor yang bermarkas di Mo...

  • Microsoft Tuduh Google Sengaja Blokir YouTube di Windows Phone

    Microsoft mengklaim Google sengaja memblokir aplikasi YouTube dari Windows Phone Store. Hal itu disampaikan Corporate Vice President and Deputy General Counsel for Litigation and Antitrust Microsoft, David Howard dalam postingan blognya.Howard `menud...

  • Bila Della Caroline Dibunuh, Pengacara Takut Pelaku Menghilang

    Rusdianto, pengacara keluarga Della Caroline-mantan model majalah dewasa yang meninggal belum lama ini-menilai polisi lamban menangani kasus kematian tersebut. Pasalnya, hingga saat ini, keluarga belum melihat hasil otopsi Della.Dengan begitu, menuru...

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft