Wed, 01 Feb 2012 17:06:19 GMT | By beritasatu

Kementerian Luar Negeri AS Soroti Kasus Hukum di Papua

"Kami mendesak otoritas di Indonesia supaya menjalankan prosedur keamanan dalam kasus ini dengan didasari hukum Indonesia."


Kasus Papu Mendapat sorotan AS (© beritasatu)

Amerika Serikat mendesak Indonesia untuk menuntaskan secara adil sejumlah kasus hukum di Papua.

Salah satu diantaranya yang disorot adalah kasus sidang pengadilan lima aktivis Papua yang mendeklarasikan kemerdekaan di wilayah NKRI.

Padahal Indonesia merupakan sekutu yang hangat dengan AS di era pemerintahan Barack Obama.

Pelbagai kasus pelanggaran HAM di Tanah Air termasuk Papua yang selama ini mengganjal hubungan Jakarta-Washington belakangan mencair setelah ada komitmen dari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Laman beritasatu.com menulis, saat ini, pemerintah AS siap membuka embargo peralatan dan program militer untuk TNI termasuk korps elite Kopassus.

Namun pengadilan di Papua mendapat sorotan atas kasus pengibaran bendera Papua Merdeka dan pendeklarasian berdirinya negara Papua Barat, awal Desember 2011.

Jika terbukti bersalah, kelima aktivis Papua ini bisa dihukum penjara dengan tuduhan melakukan makar.

"Kami mendesak otoritas di Indonesia supaya menjalankan prosedur keamanan dalam kasus ini dengan didasari hukum Indonesia dan juga kewajiban hukum internasional Indonesia pada semua orang yang didakwa," tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri AS seperti dikutip AFP, baru-baru ini.

"Kami meminta pemerintah Indonesia untuk mau bekerja sama dengan warga asli Papua untuk mendengar keluhan mereka. Kemudian menyelesaikan konflik di sana secara damai, dan juga membangun Provinsi Papua," ungkap Kemenlu AS.

Penulis: SP/ Kristantyo Wisnubroto

Sumber:AFP

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.739 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.592 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    652 respon

Total Respon: 6.983
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

berita nasional

  • Hore! Gaji PNS, TNI & Polri Tahun Depan Naik 6%

    Pemerintah akan menaikkan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri sebesar 6% pada tahun depan. Sementara gaji pensiun pokok pensiun pokok naik 4% untuk mengantisipasi laju inflasi.Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dal...

  • Pemerintah Fokus Bangun Konektivitas Jalan di 2014

    Pemerintah memfokuskan pembangunan infrastruktur di 2014 pada pembangunan konektivitas nasional melalui pembangunan jalan. Hal ini dilakukan melalui dua kementerian, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub)."Kita menyad...

  • Musim Depan, Bradl dan LCR Honda Tak Akan Bercerai

    Kabar soal berakhirnya kontrak Stefan Bradl dengan tim LCR Honda pada musim depan akhirnya terbantahkan. Lewat pernyataan yang disampaikan secara langsung, Bradl menjelaskan dirinya masih senang bekerja sama dengan pabrikan motor yang bermarkas di Mo...

  • Microsoft Tuduh Google Sengaja Blokir YouTube di Windows Phone

    Microsoft mengklaim Google sengaja memblokir aplikasi YouTube dari Windows Phone Store. Hal itu disampaikan Corporate Vice President and Deputy General Counsel for Litigation and Antitrust Microsoft, David Howard dalam postingan blognya.Howard `menud...

  • Bila Della Caroline Dibunuh, Pengacara Takut Pelaku Menghilang

    Rusdianto, pengacara keluarga Della Caroline-mantan model majalah dewasa yang meninggal belum lama ini-menilai polisi lamban menangani kasus kematian tersebut. Pasalnya, hingga saat ini, keluarga belum melihat hasil otopsi Della.Dengan begitu, menuru...

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft