Tue, 03 Jan 2012 16:26:33 GMT | By republika.co.id

Ini Bukti Polri Melanggar HAM Terkait Bentrokan di Bima

Hasil investigasi itu menyimpulkan ada pelanggaran HAM dalam peristiwa itu.


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Hak dan Asasi Manusia (Komnas HAM), Selasa (3/1), mengumumkan hasil investigasi tentang peristiwa kekerasan di Pelabuhan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat yang terjadi beberapa pekan lalu. Hasil investigasi itu menyimpulkan ada pelanggaran HAM dalam peristiwa itu.

Menurut Wakil Ketua Komnas HAM RIdha Saleh, ada enam bentuk pelanggaran HAM yang dilakukan aparat kepolisian pada peristiwa itu. Yaitu, hak untuk hidup, hak untuk tidak diperilakukan secara kejam, hak atas rasa aman, hak anak, hak atas kesehatan, dan hak milik.

"Dalam peristiwa kekerasan di Pelabuhan Sape, terdapat bukti permulaan yang cukup untuk menduga terjadinya pelanggaran HAM," kata Ridha saat memaparkan hasil investigasinya di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (3/1) seperti ditulis laman Republika.

Menurutnya, pada saat pelaksanaan tindakan aparat kepolisian untuk membubarkan aksi pemblokiran di Pelabuhan Sape, Polri telah melakukan prosedur dengan melakukan negosiasi. Namun, pada saat melakukan tindakan represif, aparat kepolisian melalukan tindakan yang tidak profesional dan berlebihan serta tidak sesuai dengan PROTAP (Prosedur tetap).

Sesuai dengan ketentuan Pasal 5 ayat (1) Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian, lanjut Ridha, diatur mengenai tahapan penggunaan kekuatan. Yaitu, tahap pertama pencegahan, tahap kedua perintah lisan, tahap ketiga kendali tangan kosong lunak, tahap keempat kendali tangan kosong keras, tahap kelima kendali senjata tumpul serta senjata kimia (gas air mata, semprotan cabe), dan tahap keenam kendali dengan senjata api.

"Berdasarkan keterangan saksi dan video, tahapan itu tidak dilaksanakan, yakni tidak dilakukannya tahapan ketiga sampai dengan tahapan kelima, akan tetapi langsung lompat menggunakan tahapan keenam," kata Ridha.

Akibat dari tindakan aparat kepolisian itu, lanjut Ridha, tiga orang, tewas 30 orang terluka akibat terkena tembakan. Oleh karena itu, Komnas HAM mendesak Polri untuk melakukan penyelidikan secara independen untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh jajaran aparat yang diduga melanggar HAM. Pemberian sanksi kalau memang ada yang terbukti, hendaknya tidak sebatas sanksi administratif akan tetapi sampai sanksi pidana.

Redaktur: Djibril Muhammad

Reporter: Muhammad Hafil

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    4.907 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.173 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    432 respon

Total Respon: 6.512
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

berita nasional

  • Hore! Gaji PNS, TNI & Polri Tahun Depan Naik 6%

    Pemerintah akan menaikkan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri sebesar 6% pada tahun depan. Sementara gaji pensiun pokok pensiun pokok naik 4% untuk mengantisipasi laju inflasi.Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dal...

  • Pemerintah Fokus Bangun Konektivitas Jalan di 2014

    Pemerintah memfokuskan pembangunan infrastruktur di 2014 pada pembangunan konektivitas nasional melalui pembangunan jalan. Hal ini dilakukan melalui dua kementerian, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub)."Kita menyad...

  • Musim Depan, Bradl dan LCR Honda Tak Akan Bercerai

    Kabar soal berakhirnya kontrak Stefan Bradl dengan tim LCR Honda pada musim depan akhirnya terbantahkan. Lewat pernyataan yang disampaikan secara langsung, Bradl menjelaskan dirinya masih senang bekerja sama dengan pabrikan motor yang bermarkas di Mo...

  • Microsoft Tuduh Google Sengaja Blokir YouTube di Windows Phone

    Microsoft mengklaim Google sengaja memblokir aplikasi YouTube dari Windows Phone Store. Hal itu disampaikan Corporate Vice President and Deputy General Counsel for Litigation and Antitrust Microsoft, David Howard dalam postingan blognya.Howard `menud...

  • Bila Della Caroline Dibunuh, Pengacara Takut Pelaku Menghilang

    Rusdianto, pengacara keluarga Della Caroline-mantan model majalah dewasa yang meninggal belum lama ini-menilai polisi lamban menangani kasus kematian tersebut. Pasalnya, hingga saat ini, keluarga belum melihat hasil otopsi Della.Dengan begitu, menuru...

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft