Raffi Ahmad Banyak Dijenguk Rekan Artis, Kenapa Eza Gionino Tidak?

HARI-hari ini pusat perhatian berita hiburan mengarah ke gedung Badan Narkotika Nasional di Cawang, Jakarta Timur.

Keramaian gedung BNN hari-hari ini sejak sepakan kemarin malah melebihi keramaian gedung KPK di Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, tempat wartawan politik dan hukum mencari berita.

Kita tentu tahu, keramaian orang di gedung BNN karena ada magnet peristiwa yang ditungu setiap detik perkembangan terbarunya. Pada Minggu (27/1), Raffi Amad, juga 3 artis lain diciduk BNN karena ditengarai tengah pesta narkoba. Kabar itu membuat Minggu siang hari itu terasa menyibukkan wartawan untuk mencari kabar demi memuaskan rasa ingin tahu publik.

Berhari-hari kemudian hingga saat artikel ini ditulis Selasa (5/2) ini, gedung BNN masih ramai disambangi wartawan. Pangkal sebabnya, selain bisa sewaktu-waktu BNN bisa mengeluarkan pernyataan seputar perkembangan terbaru kasus Raffi, banyak juga selebriti yang menjenguk Raffi.

Tengok saja, mulai dari rekan sesama presenter mulai dari Olga Syahputra, Jessica Iskandar, Olla Ramlan; teman-teman Raffi mulai dari Baim Wong, Anang dan Ashanty, Okan Cornelius, Melly Goeslaw, Limbad, hingga Rina Hasyim, Farhat Abbas, dan Roy Marten.

Tapi, Anda juga mungkin mafhum, yang sedang tersangkut kasus hukum saat ini bukan Raffi seorang. Ada Eza Gionino yang juga sedang menjalani tahanan Polres Metro Jakarta Selatan sejak Rabu, 30 Januari lalu.

Tapi rasanya, tak banyak rekan artis yang menjenguk Eza. Wartawan situs ini yang mengikuti perkembangan kasus Eza di Polres Jakarta Selatan saat hari pertama ditahan tak menemukan rekan artis yang menjenguk Eza.

Kenapa demikian?

Ada beberapa kemungkinan jawaban. Pertama, bisa jadi karena kasus Eza beda dengan Raffi. Eza kita tahu tersangkut kasus yang tak mengundang simpatik. Ia dituduh memukuli dan menganiaya kekasihnya (kala itu) Ardina Rasti. Kasus cowok mukulin cewek, jelas bukan kasus yang bikin orang bersimpati. Teman-teman Eza mungkin tak mau terlihat di depan kamera infotainment seolah memberi dukungan pada pelaku kekerasan pada perempuan. (Fakta lain yang dikatakan wartawan situs ini, rekan-rekan satu production house dengan Eza seolah seragam untuk tutup mulut saat dimintai komentar.)

Raffi, walaupun menggunakan narkoba jelas sebuah kesalahan, rasanya masih bisa “dimaafkan” oleh teman-temannya rekan sesama seleb. Raffi, pada hakikatnya, mungkin hanyalah pemakai. Bukan pengedar.

Faktor lain, kepribadian Raffi dan Eza yang mungkin berbeda. Raffi jelaslah karena profesinya sebagai presenter, membawakan acara, memungkinkan bertemu banyak seleb yang jadi bintang tamu acaranya. Eza, di lain pihak, seorang pesinetron yang mungkin saja pergaulannya hanya sebatas rekan sesama pesinetron di satu lokasi syuting.

Atau pula, jangan-jangan seperti diungkap sahabat Rasti, Sharena, di akun Twitter-nya. Begini Sharena menulis beberapa hari lalu: “Yang pernah kenal dan kerja bareng ma si penganiaya mayoritas ga bakal ada yang suka sama sifatnya, jadi wajar ga ada yang mau repot jenguk.” Waduh.

(ade/ade)