Thu, 03 Jan 2013 07:53:49 GMT | By Merdeka

7 Fakta Kecelakaan Maut BMW Anak Hatta Rajasa

meski sudah menjadi tersangka, Rasyid tidak ditahan.


Hatta Rajasa (© Tempo)

Polisi akhirnya mau membeberkan sejumlah fakta terkait kecelakaan maut yang melibatkan putra Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Muhammad Rasyid Amrullah. Namun, meski sudah menjadi tersangka, Rasyid tidak ditahan karena masih dirawat di rumah sakit.

Memang tidak semua diungkapkan, misalnya polisi masih menutup rapat di mana Rasyid dirawat. Saat ini baru mobil BMW X5 B 272 HR yang terlihat di Ditlantas Polda Metro Jaya. Itu pun mendapat perlakuan khusus, mobil ditutup dengan terpal.

Tentu publik ingin polisi tidak 'masuk angin' dalam menangani kasus ini. Jangan ada lagi perlakuan khusus, dan sesegera mungkin polisi melakukan pemeriksaan jika kondisi Rasyid sudah pulih.

Sama seperti Afriyani dan pengemudi Livina maut, jika memang bersalah sudah seharusnya putra bontot Hatta mendapat hukuman setimpal. Dan sudah barang tentu ini menjadi pelajaran agar tidak ugal-ugalan di jalan.

Rasyid terlibat kecelakaan saat mengemudikan mobil BMW X5 B 272 HR di Tol Jagorawi Km 3,500, sekitar Cililitan, Jakarta Timur. Mobil yang dikemudikannya menghantam mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY. Akibat kejadian ini dua orang tewas dan tiga lainnya terluka.

1. Bawa mobil 100 Km per jam

Muhammad Rasyid Amrullah, putra bungsu Menko Perekonomian Hatta Rajasa diketahui mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi sehingga tidak bisa dia kendalikan. Dalam kecelakaan itu dua orang tewas.

"Kecepatan di atas 100 Km lebih," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Rabu (2/1).

Polisi telah menetapkan Rasyid sebagai tersangka. Namun hingga saat ini Rasyid belum ditahan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit (RS).

2. Dari rumah pacar

Sebelum terjadi kecelakaan, putra bungsu Hatta Rajasa itu diketahui menghadiri acara di Kemang, kemudian mengantar teman wanitanya ke daerah Tebet.

Rasyid pulang dari Kemang sekitar pukul 01.00 WIB. Lalu dia berada di rumah teman wanitanya hingga subuh. "Ngobrol sampai jam 5.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto.

Setelah pesta hingga subuh itu Rasyid berniat pulang ke rumahnya di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan. Karena mengantuk dia terlibat kecelakaan di Tol Jagorawi.

3. Konsumsi obat maag

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan bahwa hasil tes urine yang telah dilakukan terhadap Rasyid, terdapat kandungan obat sakit maag. Sang ayah Hatta Rajasa membenarkan jika anaknya memiliki penyakit maag kronis.

"Ada kandungan obat maag dalam hasil tes urine," ujar Rikwanto, Rabu (2/1).

Namun, Rikwanto belum bisa memastikan apakah kecelakaan tersebut karena obat maag yang dikonsumsi oleh Rasyid sebelum kejadian maut tersebut terjadi.

"Apakah karena konsumsi obat maag itu membuat yang bersangkutan (Rasyid) jadi bertambah ngantuk itu belum bisa disimpulkan. Kita lihat hasil dokter lebih lanjut saja," papar Rikwanto.

4. Jadi tersangka

Polisi akhirnya menetapkan putra bungsu Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Muhammad Rasyid Amrullah, sebagai tersangka kasus kecelakaan maut. Rasyid menabrak mobil Luxio dan menewaskan dua orang.

"Sudah diperiksa, Rasyid sudah menjadi tersangka," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/1).

Menurut Rikwanto, saat ini Rasyid masih menjalani perawatan di rumah sakit (RS). Namun Rikwanto juga enggan menyebutkan nama rumah sakit tersebut. Polisi juga belum melakukan penahanan dengan alasan Rasyid masih trauma.

Polisi menjeratnya dengan Pasal 283 junto Pasal 287 ayat 5 Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman lima tahun ke atas.

5. Pacar diperiksa

Pihak kepolisian memeriksa empat saksi kecelakaan antara mobil BMW X5 yang dikemudikan oleh Rasyid Rajasa dengan Daihatsu Luxio. Dari keempat saksi, polisi juga memeriksa kekasih Rasyid Rajasa, Prillia Kinanti Irawan.

"Saksi yang telah diperiksa sekitar 4 orang, pengemudi Luxio Frans Sirait, Prillia Kinanti, Supriyati dan Rasyid sendiri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/1).

Polisi meyakinkan bahwa pihaknya juga meminta keterangan dari kekasih Rasyid. Karena dari kronologi, Rasyid sempat bersama Prilia sebelum terjadinya kecelakaan yang menewaskan 2 orang itu.

"Iya salah satunya pacarnya itu yang tinggal di Tebet yang bernama Prillia," tegas Rikwanto.

6. Mobil BMW rusak ringan

Mobil BMW tipe X5 yang dikemudikan M Rasyid Amrullah, anak Hatta Rajasa yang menabrak Daihatsu Luxio di Tol Jagorawi, ditemukan. Mobil Rasyid itu berada di parkiran Gedung Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan.

Meski saat kejadian dipacu dengan kecepatan 100 Km per jam, namun mobil pabrikan Jerman itu tak mengalami rusak parah. Hanya lampu depan di sisi sebelah kanan pecah, kap mobil bengkok dan bumper depan pecah. Mobil mewah warna hitam itu juga ditutupi terpal warna abu-abu.

Sementara mobil Daihatsu Luxio bernomor polisi F 1622 CY mengalami kerusakan parah di bagian belakang. Pintu belakang mobil pabrikan Jepang itu hancur hingga masuk ke dalam. Salah satu bangku tengah Luxio terlipat ke bawah.

7. Rasyid dirawat di RSPP

Anak Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Rasyid Amrullah Rajasa ternyata dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Rasyid dirawat karena masih mengalami trauma.

"Dia dirawat di ruang VVIP, masuknya dari semalam. Dari kerabat sudah menjenguk," kata Kepala Administrasi Medis RSPP dr Indra Maulana, di kantornya Jalan Kai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (2/1).

Indra menjelaskan, kondisi Rasyid saat ini sudah stabil. Namun dia belum dapat memastikan kapan Rasyid bisa pulang.

"Untuk rekam medisnya saya tidak bisa memberikan informasi lebih lanjut karena tergantung dari keluarga pasien. Pelepasan tergantung dari pihak rumah sakit dan tim medis," katanya.

[did]

5Komentar
3 Jan, 2013 14:37
avatar
tidak bakal di tahan. mana berani  sama pejabat apalagi menteri. mental polisi masih "YES MAN". ditaruh uang segepok juga sudah diam. lihat saja masuk rumah sakit tidak bisa di beritahukan dimana, asyik dia di rumah sakit atau dirumah tinggal angkat kaki, kan ada bapaknya menteri yg urus. gaji berapa sih bisa beli BMW yg mahal, kalu bukan uang korupsi. dulu ada teman, bapaknya kerja di pelabuhan, berapa sih gajinya, anak bisa sekolah di luar negeri. di sana dibeliin rumah, mobilnya ferari. kalau belanja ke armani hebatkan.itulah mental anak pejabat, bobrok.
4 Jan, 2013 00:21
avatar
Kasihan dengan Indonesia ini, baru setelah dikritik habis-habisan, polisi mau memperlihatkan BB, dan UU Lalulintas tidak mengenal status dalam penegakan bagi penabrak yang mengakibatkan orang lain mati. Nggak peduli anaknya Menteri Hatta Radjasa atau anaknya SBY sekalipun. Cuma dituntut nyali polisi yang harus benar dan baik dalam melaksanakan tugasnya.
Waspadai, sidangnya nanti hanya sandiwara!

3 Jan, 2013 17:12
avatar
Pan, Hatta dan Pak Amien harus instrospeksi diri, apakah benar selama ini telah membela rakyat? ato membela partai? terbukti dengan dukungan mereka terhadap fauzi bowo dan menjelek2kan jokowi.... tolong pak saya mengagumi bapak2 berdua tetapi apakah bapak lupa dengan semangat reformasi yg bapak canangkan? apakah bapak2 lebih mementingkan partai dan golongan drpd rakyat?
3 Jan, 2013 16:04
avatar
Kalo menurut saya, tidak smua ksalahannya. Kadang kita jg pernah mengalaminya, sedang melaju cepat di jalur cepat, tetapi ada mobil yg mlaju sangat lambat tiba2 ke kanan ke jalur cepat. Apalagi jika seseorang dalam keadaan mengantuk. Kenapa tidak di periksa mobil luxionya? Kok pintunya bisa terbuka, dimana segi keamanannya, dimana kekuatan rangkanya? Kok bmwnya tidak rusak parah, seperti yang saya baca diatas. Seperti juga yang saya baca di kompas hari ini di rubrik REDAKSI YTH, ada konsumen yang mengeluhkan kualitas dari r3nya.
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.301 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.234 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    890 respon

Total Respon: 9.425
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

berita nasional

  • Hore! Gaji PNS, TNI & Polri Tahun Depan Naik 6%

    Pemerintah akan menaikkan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri sebesar 6% pada tahun depan. Sementara gaji pensiun pokok pensiun pokok naik 4% untuk mengantisipasi laju inflasi.Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dal...

  • Pemerintah Fokus Bangun Konektivitas Jalan di 2014

    Pemerintah memfokuskan pembangunan infrastruktur di 2014 pada pembangunan konektivitas nasional melalui pembangunan jalan. Hal ini dilakukan melalui dua kementerian, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub)."Kita menyad...

  • Musim Depan, Bradl dan LCR Honda Tak Akan Bercerai

    Kabar soal berakhirnya kontrak Stefan Bradl dengan tim LCR Honda pada musim depan akhirnya terbantahkan. Lewat pernyataan yang disampaikan secara langsung, Bradl menjelaskan dirinya masih senang bekerja sama dengan pabrikan motor yang bermarkas di Mo...

  • Microsoft Tuduh Google Sengaja Blokir YouTube di Windows Phone

    Microsoft mengklaim Google sengaja memblokir aplikasi YouTube dari Windows Phone Store. Hal itu disampaikan Corporate Vice President and Deputy General Counsel for Litigation and Antitrust Microsoft, David Howard dalam postingan blognya.Howard `menud...

  • Bila Della Caroline Dibunuh, Pengacara Takut Pelaku Menghilang

    Rusdianto, pengacara keluarga Della Caroline-mantan model majalah dewasa yang meninggal belum lama ini-menilai polisi lamban menangani kasus kematian tersebut. Pasalnya, hingga saat ini, keluarga belum melihat hasil otopsi Della.Dengan begitu, menuru...

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft