Thu, 03 Jan 2013 23:43:10 GMT | By Merdeka

5 Keistimewaan Diberikan Polisi kepada Anak Hatta

Sejak awal kasus tabrakan tersebut muncul, Polda Metro terkesan menutup-nutupi kasus tersebut.


Hatta Rajasa (© Merdeka)

Polda Metro Jaya telah menetapkan M Rasyid Amirullah Rajasa sebagai tersangka dalam kasus tabrakan maut di Tol Jagorawi yang menewaskan dua orang. Meski demikian Polisi terkesan memberi perlakuan istimewa kepada Rasyid.

Sejak awal kasus tabrakan tersebut muncul, Polda Metro terkesan menutup-nutupi kasus tersebut. Beberapa jam setelah kejadian, Polisi masih bungkam perihal identitas Rasyid.

Rasyid yang tak lain adalah anak bungsu Menko Perekonomian sejak awal terkesan diistimewakan oleh polisi. Polisi juga merahasiakan keberadaan anak Ketua Umum PAN itu.

Pihak kepolisian melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menyatakan, pihaknya belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena kondisi psikis maupun psikologis M Rasyid Amrullah Rajasa hingga kini belum pulih betul.

"Pemeriksaan sementara sudah. Namun, untuk lebih lanjut nya tunggu kondisi yang bersangkutan (Rasyid) pulih," ujar Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/1).

Rikwanto juga membantah pihaknya memberikan perlakuan istimewa lantaran Rasyid merupakan anak dari Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa.

"Tidak ada perlakukan istimewa yah. Yang bersangkutan menjalani proses hukum sebagaimana mestinya, Pak Hatta pun juga sudah menyerahkan proses hukum yang bersangkutan kepada polisi," terang Rikwanto.

Berikut beberapa keistimewaan yang diberikan Polisi kepada Rasyid:

1. Polisi rahasiakan keberadaan Rasyid

Usai kecelakaan, Rasyid jejaknya menghilang. Polisi dan keluarga bungkam saat ditanya di mana Rasyid.

Polisi beralasan bahwa Rasyid masih trauma dan dirawat di sebuah Rumah Sakit. Namun polisi merahasiakan di RS mana Rasyid dirawat.

"Kami tidak boleh memberikan informasi. Pasal 18 tentang UU Keterbukaan Informasi Publik. Di mana saat dalam penyidikan kami tidak boleh beri informasi gamblang," ujar Kasubdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Sudarmanto.

Belakangan diketahui jika Rasyid Rajasa dirawat di RS Pusat Pertamina. Apakah hal serupa juga akan dilakukan polisi jika Rasyid hanya warga biasa bukan anak Menteri?

2. Mobil BMW X5

Tak hanya Rasyid Rajasa yang disembunyikan, mobil BMW SUV X5 yang dikemudikan tersangka juga diistimewakan. Bahkan selama 1 hari mobil tersebut tidak diketahui keberadaannya.

Namun Polda Metro lalu merilis keberadaan mobil mewah itu. Mobil nahas tersebut kini berada di Ditlantas Polda Metro.

Meski demikian mobil mewah itu ditutupi, sedangkan mobil Luxio dibiarkan begitu saja.

Polisi juga mengaku sempat memanggil mekanik BMW untuk memperbaiki mobil dengan pelat B 272 HR itu.

3. Polda enggan sebut Rasyid anak Hatta Rajasa

Meski Kadiv Humas mabes Polri Irjen Pol Suhardi Alius sudah memastikan bahwa sopir BMW maut adalah anak Hatta Rajasa, hal itu tidak dilakukan jajaran Polda Metro Jaya. Polda Metro enggan menyebut bahwa Rasyid adalah anak dari menko Perekonomian Hatta Rajasa.

"Itu anaknya siapa kami belum tahu, tapi namanya Rasyid Amirullah," ujar Kasubdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Sudarmanto kepada wartawan di Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Selasa (1/1).

Polda terkesan takut untuk mengaitkan kasus kecelakaan maut yang menewaskan dua orang itu dengan ketua Umum PAN Hatta Rajasa. Lalu bagaimana pengungkapan kasus tersebut ke depannya?

4. Hasil tes urine

Polisi melakukan sejumlah tes kepada Rasyid Rajasa untuk mengetahui apakah yang bersangkutan mengkonsumsi narkoba atau tidak. Namun objektifkah tes urine yang dilakukan Polda Metro kepada putra bungsu Menko Perekonomian tersebut.

Pengamat hukum pidana Bambang Widodo Umar meminta Kompolnas melakukan tes serupa di rumah sakit swasta. Hal ini untuk mencari perbandingan apakah tes yang dilakukan Polri benar-benar objektif.

Namun hal itu rupanya tidak digubris oleh Polda. Mereka beranggapan tes yang dilakukan RS Polri Kramatjati sudah objektif.

5. Polisi tak tahan Rasyid Rajasa

Putra bungsu Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Muhammad Rasyid Amrullah, yang jadi tersangka kasus kecelakaan maut hingga kini masih melenggang bebas. Bahkan Rasyid masih mendapat perawatan di VVIP RS Pusat Pertamina. Perlakuan ini tentu sungguh tidak adil.

Kejadian yang nyaris sama juga terjadi di Medan. Seorang ABG mengemudikan Xenia menabrak dan menewaskan bocah. Namun bedanya tersangka langsung ditahan kantor Satlantas Polresta Medan sejak Selasa (1/1) siang.

Padahal ABG tersebut juga trauma akibat kecelakaan yang dialaminya. Namun karena hanya pengemudi Xenia dan bukan anak seorang menteri, ABG berinisial MRS itu langsung ditahan.

Hukum memang selalu tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

[hhw]

11Komentar
4 Jan, 2013 06:47
avatar
Samapai kapan Hukum di Negeri ini akan terus seperti ini....???? di mana ke adilan....???
4 Jan, 2013 09:24
avatar
mudah-mudahan semua sepenguasa lalim di negri ini pada mati, biar digantikan dengan yang lebih baik. amiin..
4 Jan, 2013 09:17
avatar

hidup itu keras, untuk kerasnya hidup itu butuh materi, materi bisa didapat dengan mudahnya oleh kekuasaan, kekuasaan dapat memainkan hukum sekehendaknya..

"intinya jangan sekali2 berhadapan dengan hukum jika anda belum siap untuk memainkanya"

 

 

4 Jan, 2013 14:44
avatar
Masalah hukum di negara mana aja selalu ruwet, banyak orang mempermasalahkan seperti halnya permasalahan "yang mana yang lebih dulu...telur atau ayam?" semua tergantung dari kepentingan siapa yang harus didahulukan!
Anak pejabat nabrak...pers ramai memberitakan dengan banyak dugaan...ada yang subyektif sedikit yang obyektif.
Kecelakaan lalin bisa terjadi dimana saja, kapan saja, oleh siapa saja yang penting pelaku jujur mengakui bahwa itu semua adalah kesalahannya dan mau bertanggung jawab secara moral dan material begitu juga korban atau keluarga korban mau menerima dengan ikhlas bahwa itu semua adalah musibah.
Yang bikin ruwet kan kalau pelaku dibela oleh orang2 tertentu atau oleh orang tuanya yg punya kepentingan tersendiri.
Begitu juga kalau korban/keluarga korban mengambil kesempatan dalam kesempitan atau membiarkan dirinya "ditunggangi' pihak2 tertentu yg mgk adalah lawan politik atau dulunya mempunyai masalah pribadi dgn si pelaku/keluarga pelaku (lihat saja berita hari ini yg menyiarkan aparat kepolisian bentrok dgn seseorang yg membawa preman utk menuntut si pelaku agar segera diproses secara hukum atau dipenjara). 
Selama pelaku mengakui dan bersedia di proses secara hukum dengan seadil-adilnya dan korban/keluarga korban tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan maka persoalan akan selesai dengan baik meski pers mem-blow up dengan cara apapun (termasuk dengan cara membeli rekaman video seseorang yg dalam situasi emergency spt itu masih sempat-sempatnya merekam dan mungkin berdalih utk menolong korban kecelakaan tsb).
Hi polisi! Jujur dan adil lah! Hukum perlu dilaksanakan dengan benar tanpa bermain-main dengan banyak penafsiran serta penyelewengan! Hukum harus independen, bukan krn dua pihak mau berdamai terus proses hukumnya nggak berjalan, di negara lain, kecelakaan lalin tetap diproses dan pelaku dihukum seberat-beratnya oleh negara apabila terbukti bersalah meski korban/keluarga korban lalin tidak menuntut sang pelaku.
Apabila korban/keluarga korban tidak menuntut, maka itu hanya akan meringankan tuntutan2 yg dihadapi oleh pelaku dan berarti bahwa korban/keluarga korban melepaskan haknya utk menuntut tanggung jawab dari sang pelaku. Itu karena hukum adalah benar2 milik negara dimana semua orang harus tunduk, bukan milik polisi atau DPR atau pejabat pemerintahan saja.
6 Jan, 2013 09:35
avatar
kalo saya pikir wajarlah,,,dimana2 pejabat itu selalu istimewa, makanya kita harus sekolah dan jd orang pintar agar kita bisa jadi orang penting dan di hargai.
4 Jan, 2013 11:22
avatar
jgn bingung jgn kaget, uda biasa..mau brubah? bkin terobosan plis
4 Jan, 2013 22:52
avatar

gak di indo gak di dunia maju sama saja ...........

sejauh itu manusia sejauh itupula sifat manusia yang digunakan..............

6 Jan, 2013 12:26
avatar
yg nabrak ama yg ditabrak udeh dapet yg istimewa.. udeh2.. jgn pd gerutu aje :P
4 Jan, 2013 15:48
avatar
Belum juga beberapa hari, udah nganggap Rasyid diistimewakan. Gw sih yakin kalo nanti Rasyid bakal dipenjara. Kalo, Rasyid gak dipenjara elu boleh nganggap Rasyid tuh diistimewakan

4 Jan, 2013 10:25
avatar

Lho...memang begitu hukum di dunia,
hampir di semua negara di dunia ini,
ada hak2 istimewa untuk sebagian warganya.
misalnya 'SENATOR' di Amerika dsb.
Jadi kenapa kita yg blingsatan...gitu aja kok repot. hehehe

Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?
Lihat Wajah Baru MSN. Klik di sini!

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.625 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    7.322 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    388 respon

Total Respon: 9.335
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

berita nasional

  • Hore! Gaji PNS, TNI & Polri Tahun Depan Naik 6%

    Pemerintah akan menaikkan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri sebesar 6% pada tahun depan. Sementara gaji pensiun pokok pensiun pokok naik 4% untuk mengantisipasi laju inflasi.Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dal...

  • Pemerintah Fokus Bangun Konektivitas Jalan di 2014

    Pemerintah memfokuskan pembangunan infrastruktur di 2014 pada pembangunan konektivitas nasional melalui pembangunan jalan. Hal ini dilakukan melalui dua kementerian, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub)."Kita menyad...

  • Musim Depan, Bradl dan LCR Honda Tak Akan Bercerai

    Kabar soal berakhirnya kontrak Stefan Bradl dengan tim LCR Honda pada musim depan akhirnya terbantahkan. Lewat pernyataan yang disampaikan secara langsung, Bradl menjelaskan dirinya masih senang bekerja sama dengan pabrikan motor yang bermarkas di Mo...

  • Microsoft Tuduh Google Sengaja Blokir YouTube di Windows Phone

    Microsoft mengklaim Google sengaja memblokir aplikasi YouTube dari Windows Phone Store. Hal itu disampaikan Corporate Vice President and Deputy General Counsel for Litigation and Antitrust Microsoft, David Howard dalam postingan blognya.Howard `menud...

  • Bila Della Caroline Dibunuh, Pengacara Takut Pelaku Menghilang

    Rusdianto, pengacara keluarga Della Caroline-mantan model majalah dewasa yang meninggal belum lama ini-menilai polisi lamban menangani kasus kematian tersebut. Pasalnya, hingga saat ini, keluarga belum melihat hasil otopsi Della.Dengan begitu, menuru...

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft